yakoma-jatimDalam rangka penguatan kembali media-media komunikasi gereja, forum sarasehan Kelompok Kerja (Pokja) Yayasan Komunikasi Masyarakat (Yakoma) Jawa Timur menggelar sarasehan dengan tema, “Tantangan Penyampaian Kabar Baik di Era Multimedia,” pada 5 April 2016 lalu.

Perhimpunan Pustaka Lewi (PPL) sebagai salah satu entitas gerakan Kristen di Jawa Timur yang juga mempunyai divisi media ikut berpartisipasi dalam dan berusaha mensinergikan gerakan dengan jaringan. Dalam acara ini, selain hadir sebagai inisiator dan mengorganisir acara, PPL juga berperan dalam menghubungkan berbagai elemen media Kristen di jawa Timur, baik cetak, online, maupun multimedia yang sama-sama menghadapi tantangan dalam penyampaian kabar baik.

Sarasehan Pokja Yakoma Jawa Timur yang digekar di GKI Pregolan Bunder Surabaya ini diikuti sekitar 60 insan media-media Kristen dan para profesional media Kristen baik media cetak, media online, radio dan televisi yang ada di lingkup Jawa Timur. Acara ini di dukung oleh PGIW Jawa Timur, Perhimpunan Pustaka Lewi, Jaringan Masyarakat Transformatif (Jarimata), dan IGNITE GKI. Hadir pula ada divisi multimedia dari Institut Injil Indonesia Batu yang mempunyai divisi penerbitan cetak dan radio.

Menghadirkan dua pembicara, yaitu Drs. Ronny Herowind Mustamu, M.M, selaku pemerhati media dari Universitas Petra Surabaya, dan Irma Riana Simanjuntak, M.Si, selaku direktur Yakoma PGI. Mereka berdua memaparkan bagaimana para pelaku media Kristen dalam menghadapi tantangan perubahan zaman sekarang ini. Perbincangan santai namun serius ini dimoderatori oleh Fardik Rudiyanto, salah seorang jurnalis Kristen senior.

yakoma2

Dalam paparannya, Ronny Mustamu memberi gambaran luas tentang bagaimana dan dimana posisi media Kristen di era kontemporer. Dia juga menyampaikan tantangan akan bagaimana seharusnya media-media Kristen bisa bersinergi dan fokus dalam pemberitaan ke luar, bukan melulu ke dalam internal gereja atau umatnya.

Sementara itu, Irma Simanjuntak memberi pernyataan bahwa Yakoma-PGI sebagai pusat pengembangan seni peran ini sudah ada sejak 1980. Ketika itu Yakoma sebagai media komunikasi untuk pewartaan di gereja-gereja. Dengan struktur kelompok kerja (Pokja) Jatim ini, Yakoma-PGI sekarang ingin mengembalikan lagi fungsinya menjalankan pelayanan komunikasi masyarakat dengan mengaktifkan kembali media komunikasi, baik media cetak, media online, radio maupun televisi. Namun, gereja-gereja besar sekarang sudah punya kekuatan media yang cukup baik, di sisi lain, banyak juga gereja-gereja skala kecil yang bahkan belum mempunyai media sama sekali.

yakoma

Sarasehan singkat ini menjadi awal baik bagi insan media-media Kristen untuk bangkit dalam mewartakan kabar baik. Hal ini tentu membutuhkan kerjasama dan kesadaran gereja, lembaga pelayanan maupun sinode sebagai penopang keberlangsungan media-media Kristen ini. Kehadiran Pokja Yakoma Jatim diharapkan dapat menjadi wadah sharing teman-teman media seluruh Jawa Timur.

Sumber: Majalah Berkat & PGI